Hari Membaca Nyaring Sedunia diperingati setiap tahun oleh masyarakat dunia pada Rabu pertama di bulan Februari. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat baca serta memperkuat budaya literasi sejak usia dini melalui kegiatan membaca nyaring yang menyenangkan dan interaktif.
Pada tahun 2026, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengusung konsep Ramah Anak, yang menekankan pentingnya menciptakan pengalaman membaca yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan anak. Melalui membaca nyaring, anak diajak mengenal buku, berinteraksi dengan cerita, serta memahami nilai dan pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mendukung penuh peringatan Hari Membaca Nyaring Sedunia sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun generasi literat, cerdas, dan berkarakter. (Admin A).
