Tenggarong, 27 Agustus 2026 – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Bidang Pembinaan Perpustakaan (Bina Pustaka) menggelar Rapat Koordinasi Pemenuhan Indikator Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Tahun 2026 bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan budaya literasi masyarakat.
Rapat diawali dengan sambutan Kepala Diarpus Kukar H. M. Ridha Darmawan, S.P., M.P. dan turut dihadiri Sekretaris Diarpus Kukar Hj. Aji Yuli Midriani, S.Sos., Kabid Bina Pustaka Nur Azizah Abdul Bahri, S.H., Kabid Pelestarian Koleksi Kuno (Pelas Kuno) Dedy Wahyudi, S.E., M.Si., perwakilan staf Disdikbud Kukar, serta para pustakawan dan staf Diarpus Kukar. Dalam pertemuan tersebut dibahas pemenuhan indikator IPLM, penguatan program literasi, serta sinkronisasi data dan dokumen pendukung.
Disampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Kutai Kartanegara memperoleh nilai IPLM sebesar 12,81 dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) sebesar 57,02. Capaian tersebut menjadi perhatian bersama untuk mendorong penguatan program literasi, pembinaan perpustakaan, serta kolaborasi antarperangkat daerah dalam meningkatkan budaya baca masyarakat.
Pada IPLM Tahun 2026, perhatian diarahkan pada 400 sampel responden, yang mencakup perpustakaan SD dan SMP, perpustakaan desa/kelurahan, serta perpustakaan khusus OPD dan kecamatan. Kadis Diarpus Kukar juga mengarahkan agar pustakawan terus meningkatkan kompetensi, inovasi dan profesionalisme, serta mengoptimalkan pembinaan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan, minat baca dan penguatan literasi.
Sebagai tindak lanjut, Diarpus Kukar akan melaksanakan tutorial pengisian instrumen IPLM bagi perpustakaan desa/kelurahan serta menjadwalkan kegiatan serupa bagi perpustakaan sekolah. Selain itu, pustakawan diharapkan aktif berkomunikasi dengan perpustakaan binaan dan menciptakan inovasi kegiatan literasi. Melalui sinergi dan koordinasi tersebut, diharapkan pembangunan literasi masyarakat di Kutai Kartanegara dapat terus meningkat.
