Tenggarong, 22 Juni 2026 – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Diarpus Kukar) melalui Bidang Pembinaan Perpustakaan melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Perpustakaan Digital iKukar melalui Program iKukar Tama Sekolah di MAN 2 Kutai Kartanegara pada Rabu (17/06/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Diarpus Kukar dalam meningkatkan budaya literasi serta memperluas akses layanan perpustakaan berbasis digital di lingkungan pendidikan. Melalui aplikasi iKukar, peserta didorong untuk memanfaatkan layanan baca digital yang dapat diakses dengan mudah kapan saja dan di mana saja.
Kehadiran rombongan Diarpus Kukar dipimpin langsung oleh Kepala Diarpus Kukar, H. M. Ridha Darmawan, S.P., M.P. didampingi Kabid Pembina Perpustakaan, Nur Azizah Abdul Bahri, S.H, Pustakawan Mahir Heni Marlina, S.P, serta staf, Sri Wahyuni dan Ferdiansyah. Rombongan disambut oleh Kepala MAN 2 Kukar, Ummi Puji Astutik, beserta jajaran.



Pada sesi sosialisasi, Kabid Pembina Perpustakaan bersama Pustakawan Mahir memberikan pengenalan mengenai aplikasi iKukar, mulai dari manfaat, fitur layanan, hingga tata cara penggunaannya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai kemudahan mengakses koleksi buku digital sebagai penunjang kegiatan belajar dan peningkatan minat baca.
Usai sosialisasi, Tim Diarpus Kukar melakukan visitasi ke Perpustakaan Ki Hajar Dewantara MAN 2 Kukar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pengelolaan perpustakaan sekolah sekaligus berdiskusi terkait penguatan layanan perpustakaan dan pengembangan literasi di lingkungan madrasah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Diarpus Kukar dan MAN 2 Kukar. Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pemanfaatan perpustakaan digital, peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekolah, serta penguatan budaya membaca di kalangan pelajar.
Melalui kegiatan ini, Diarpus Kukar berharap aplikasi iKukar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peserta didik dan tenaga pendidik sebagai sarana pembelajaran digital. Selain itu, sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi yang cerdas, literat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
