Tenggarong, 15 September 2026 – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Diarpus Kukar) melalui Bidang Peran Arsip melaksanakan Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 melalui visitasi langsung ke Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Bapenda Kukar). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan penyelenggaraan kearsipan pada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (10/09/2026), bertempat di Ruang Rapat Bapenda Kukar.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Diarpus Kukar H. M. Ridha Darmawan, S.P., M.P didampingi Sekretaris Diarpus Kukar Hj. Aji Yuli Midriani, S.Sos, Arsiparis Ahli Muda H. Hendro Sugiarto, S.Sos bersama Tim Pengawasan Diarpus Kukar. Kehadiran Kepala Diarpus Kukar beserta tim diterima langsung oleh Sekretaris Bapenda Kukar Toni Bowo Satoto, didampingi Petugas Unit Kearsipan (UK) dan Unit Pengolah/Pencipta Arsip (UPPA) Bapenda Kukar.
Dalam pelaksanaannya, Tim Pengawasan melakukan verifikasi secara langsung terhadap instrumen dan bukti dukung pengelolaan arsip di lingkungan Bapenda Kukar. Verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara instrumen, eviden atau bukti dukung, dan pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan dengan standar serta ketentuan yang berlaku.
Diarpus Kukar juga memberikan apresiasi atas kerja keras dan persiapan yang telah dilakukan Bapenda Kukar dalam menghadapi proses verifikasi. Berbagai kendala maupun ketidaksesuaian eviden yang ditemukan selama proses pengawasan dibahas secara terbuka, objektif, dan komunikatif. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bersama dalam meningkatkan kualitas penilaian sekaligus tata kelola kearsipan di lingkungan Bapenda Kukar.
Pengawasan kearsipan tidak hanya menjadi proses penilaian terhadap penyelenggaraan kearsipan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, pembinaan, dan pembelajaran bersama. Kesiapan, keterbukaan, serta komunikasi yang terbangun antara Diarpus Kukar dan Bapenda Kukar menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki sekaligus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan arsip secara berkelanjutan.
