Tenggarong, 21 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kearsipan dengan meraih nilai 90,97 dan memperoleh Kategori “AA” Predikat Sangat Memuaskan dalam Hasil Pengawasan Kearsipan Nasional Tahun 2025 untuk klaster Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) kepada Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., pada rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Kearsipan sekaligus Puncak Peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang berlangsung pada Rabu (20/05/2026) di Ruang Noerhadi Magetsari, Gedung C Lantai 2 ANRI, Jakarta Selatan.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Kutai Kartanegara sejajar dengan sejumlah daerah lain yang juga memperoleh kategori serupa, di antaranya Kota Madiun, Kota Probolinggo, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Sidoarjo.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan tersebut sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang tertib, profesional, dan akuntabel.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti sinergi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam mendukung penyelenggaraan kearsipan sesuai standar nasional, baik dalam aspek pengelolaan arsip dinamis, perlindungan arsip, maupun pelayanan informasi kepada masyarakat.
Melalui capaian ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara diharapkan dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan sebagai bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel menuju Indonesia Emas 2045.
Diarpus Kukar juga berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat budaya tertib arsip serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya arsip sebagai memori kolektif dan sumber informasi yang bernilai strategis bagi pembangunan daerah.
